Meski tlah jauh…

Bagaimana memulai bila telah lama berkarat? ibarat pisau otak ini sudah semakin berkarat dan tumpul untuk berfungsi dalam hal tulis-menulis. Kian tenggelam dari hari kehari dalam rutinitas menjadikan saya percaya bahwa rutinitas itu membunuh, walau di sini yang dimaksud pastinya membunuh daya fikir, kerja otak atau lebih luas lagi…kreatifitas.

Kepala saya ini awalnya memang disibukkan oleh macam-macam kegiatan yang pastinya berkaitan dengan kelangsungan asap dapur rumah saya, namun ternyata walau memang begitu lama kelamaan otak saya semakin lama semakin nyaman dengan kegiatan rutinitas yang dari titik A menuju titik B saja, maklum kegiatan pustakawan memang begitu rata-rata.

Enggan memutar otak, malu karena sudah lama tidak pernah menuangkan buah fikir dalam blog dan usia yang seperti-nya semakin lama semakin tidak lagi menemui “lawan”-nya dalam perblogan. Harus diakui, sejak menyadarai usia makin mendekati kepala 4 ini kok diperhatikan kawan seusia saya yang masih ngeblog makin menipis, apakah memang bukan lagi saatnya untuk saya bersenang-senang sedikit saja dalam dunia maya umumnya dan blog khususnya. Apakah pria seusia saya ini sebaiknya ber ha ha hi hi saja di facebook atau YM karena disana kebanyakan kawan-kawan semasa sekolah dulu berkumpul dan reuni menjadi trend?

Dunia ternyata sejalan dengan bertambah usia semakin menyempit dan semakin pragmatis. Mungkin ini yang harus diterima karena menjadi tua. Mungkin tulisan ini adalah satu-satunya yang akan muncul dalam blog ini sebagai postingan penutup, seperti juz ke-30 dan bab terakhir dari sebuah buku tebal yang saya susun dari tahun 2001….sembilan tahun saya rasa cukup.

Mungkin juga tidak? …..

dan posting ini diakhir dengan lagu Kla Projek mengalun dr Laptop saya…

Kadang angan
Terbang jauh ke awan
Rasa rindu, kian menawan
Dingin dan kelam
Remukanku di dalam
Kadang murung
Meluap tak terbendung
Rasa sesal s’makin mengurung
Sejak kau pergi
Berlari dan menangis
Meski t’lah jauh ke mana
Kau coba ‘tuk sembunyi
Satu saat nanti akan kembali … jua
Oleh cinta
Telah lama kabar menghampa
Namun kisah kita, takkan mudah terlupa…